Sebuah Karya Emas “Dan Bidadari Surgapun Cemburu” membahana di Jakarta Convention Center.

Satu lagi karya terindah hasil goresan tangan sang guru yang arif dan bijaksana, Ayahanda K.H Adrian Mafatihullah Karim, MA., sayang sekali untuk dilewatkan, di ddalamnya termaktub paparan penuh teladan yang terkandung di dalamnya, serta tertuang penuh makna yang mendalam, dengan narasi-narasi yang tertata dengan afik dan mempesona memanah qalbu dengan penuh kesejukan. kalimat-kalimat yang penuh makna menjadikan karya ini begitu mengisi kekosongan dalam hati seorang insan.

Di paparkan sosok RAIHAN, RINDU dengan peran yang mendalam, sehingga audien pun terhanyut dalam aliran cerita yang khidmah, bukan hanya itu, paparan penyajian buku yang disampaikan oleh MC profesional Al-Ustadz Yusuf Ardiansyah, M.Pd melarutkan suasana ruangan yang jenuh, dan tak kalah menariknya pembedah buku dari generasi cerdas yang dihadirkan dari Santriwan dan Santriwati Pondok Pesantren La Tansa kelas 5, semakain menjadikan bedah buku “Dan Bidadari Surgapun Cemburu“, terkesan menghujam kalbu para audien dengan perasaan keindahan qolbu.

Ini merupakan karunia Allah yang setiap saat harus kita syukuri, sebagai suatu nikmat dari Dzat yang Maha Agung yang diberikan atas kita sebagai bagian keluarga besar Pondok Pesantren La Tansa, dan umat Islam pada umumnya. Acara ini dilaksanan pada hari Jum’at , 28 Februari 2020 di Islamic Book Fair 2020 di Jakarta Convention Center, sekaligus Soft Launching Buku “Pangeran Tak Berharap Mahkota”.

Mudah-mudahan dari goresan tinta emas ini menjadikan kita bisa mengambil mutiara-mutiara yang terpendam di dalamnya.

Share

Post Author: Nana Supriatna

NANA SUPRIATNA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *